Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

. Jembatan Warga Orang Kayo Hitam, memprihatinkan.
Selasa, 03/05/2017 - 00:00:00 WIB | Kategori: Berita Daerah - Dibaca: 10731 kali

MUARA BULIAN – Jembatan yang berada di Jalan Oang Kayo hitam RT 21 ini sudah sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, kondisi jembatan semi non permanen ini sudah dalam kondisi lapuk dan dapat mengancam keselamatan warga sekitar apabila melintas diatas jembatan tersebut.


Bukan hanya itu, Jembatan yang diketahui bekas peninggalan belanda ini merupakan akses penghubung bagi warga bila menuju ke pusat kota atau keramaian. Bahkan warga secara swadaya untuk memperbaiki jembatan ini lantaran ambruk termakan usia. “Warga kami dengan semangat gotong royong dan  dana suka rela membangun jembatan ini, itu kira-kira pada tahun 2014 silam. Karena kondisi jembatan sudah roboh,” Ujar Apik, seorang warga.

Menurut Ketua Rt 21, Salman, dengan keterbatasan dana yang dimiliki warga tidak mampu melakukan perbaikan jembatan secara maksimal, sehingga hanya bisa memanfaatkan material seadanya untuk perbaikkan jembatan tersebut. “Dana dak ado buat perbaikkan jembatan. Paling warga gunoin alat dan bahan material yang ado buat baikin jembatan tuh,” jelasnya.

Warga pun berharap agar ada perhatian dari pemerintah untuk membangun jembatan permanen, agar dapat menikmati akses jalan yang lebih baik lagi, sehingga tidak perlu khawatir lagi ketika melewati jembatan. “Sayo harap Pemerintah dapat bangun jembatan permanen biak kami ni dapat takut lagi kalau lewat di jembatan ini,” harap Alek, warga lainnya.

Berdasarkan pantauan dilapangan, memang sangat terlihat jelas kondisi pada jembatan sudah tak layak lagi di tempuh. Bahkan pada sisi kiri dan kanan jembatan sendiri tidak diberikan pembatas serta tiang penyangga jembatan pun sudah terlihat sangat rapuh belum lagi bagian badan jembatan kayunya sudah tidak mampu menopang beban yang berat.

 (adi)







BERITA TERKAIT :



Komentar :