Rusak, Warga Sarolangun Tanam Tebu di Jalan

Selasa, 02 Januari 2018 | 11:19:34 WIB | Dibaca: 209 Kali

HADINATA/JAMBIEKSPRES
TANAM TEBU: Kondisi Jalinsum yang rusak di Desa Gurun Mudo, Kecamatan Mandiangin, membuat warga setepat menaman tebo di tengah jalan.

SAROLANGUN - Akibat kesal dengan pemerintah yang tidak kunjung memperbaiki Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum,red) Jambi - Sarolangun, tepatnya di Desa Gurun Mudo, Kecamatan Mandiangin yang sudah rusak. Sejumlah warga melakukan aksi tanam tebu dan meletakkan bendera kuning di tengah jalan tersebut.

Anas, salah satu warga RT.07, Desa Gurun Mudo, Kecamatan Mandiangin, saat bertemu wartawan Jambi Ekspres mengatakan, bahwa kondisi jalan sudah rusak sejak lima lalu. Namun, hingga saat ini belum ada tanda- tanda akan diperbaiki. "Jalan tu rusak, lobang di jalan tu dalamnya sekitar 20 Cm. Jalan ini sudah sering memakan korban, beberapa waktu lalu ada yang jatuh hingga mengalami patah kaki dan luka serius," katanya.

Disampaikannya, kecelakaan sering terjadi pada malam hari dan waktu hujan lebat. Karna, kurangnya penerangan membuat penggendara tidak tahu jika ada lubang yang dalam ditengah jalan. "Kasihan dengan penggendara yang melintas kalau jatuh dijalan itu. Kalau motor sudah tidak terhitung lagi jumlahnya yang jatuh. Maka dari itu kami warga Desa Gurun Tuo berinisiatif menanam tebu dan memasang bendera kuning yang dibalut dengan tumpukan ban sebagai rambu- rambu,"ungkapnya.

Oleh sebab itu, dirinya dan warga Desa Gurun Mudo lainnya, berharap agar pemerintah melalui instansi terkait mau memperbaiki jalan yang rusak tersebut agar tidak ada lagi penggendara yang menggalami kecelakaan akibat melintas di Jalinsum tersebut. "Kami kasih tanda seperti ini, tujuannya agar ketika Gubernur atau Bupati melintas, tahu dengan kondisi jalan yang rusak ini," pungkasnya.

(hnd)