Siswa SMA Tewas di Tempat, Bertabrakan dengan Travel Saat Pulang Sekolah

Jumat, 12 Januari 2018 | 11:10:50 WIB | Dibaca: 432 Kali

IST
TABRAKAN: Mobil travel yang bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Risky mengalami rusak berat di bagian depan. (inzert) korban Risky yang tergeletak usai tabrakan, kemarin.

KUALATUNGKAL – Kecelakaan maut terjadi di wilayah hukum Polres Tanjab Barat. Kemarin (11/1) kecelakaan melibatkan motor dan mobil. Seorang korban tewas. Korban yakni Risky Wilanda (15) siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Betara

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korban Rizky meninggal di lokasi kejadian karena mengalami luka para di bagian kepala.

Dari informasi warga yang melihat kejadian, kecelakaan lalulintas yang dialami siswa yang duduk di kelas 10 SMAN 1 Betara ini, setelah sepeda motor yang dibawanya bertabrakan dengan Travel dari arah Kuala Tungkal menuju Jambi.

"Kejadiannya pas jam pulang sekolah. Anak itu habis pulang dari mengantar ceweknya ke Desa Pematang Lumut. Dia itu (korban) orang Serdang. Lawannya mobil Travel dari Kuala Tungkal," ungkap warga yang enggan ditulis namanya ini.

Ia juga menyebutkan, dari yang dirinya ketahui, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. "Anak itu meninggal ditempat akibat luka di kepala. Dan mengalami patah tulang pergelangan tangan kiri dan tulang paha kiri," bebernya.

Meninggalnya korban juga dibenarkan oleh salah seorang petugas puskesmas Betara. Dari petugas medis tersebut mengatakan jika korban saat diantar ke Puskesmas sudah dalam keadaan meninggal dunia. 

"Waktu kami periksa, korban sudah tidak ada lagi. Kami cuma membersihkan dan menjahit‎ luka korban saja," bebernya.

Terpisah, Komsin salah seorang guru SMAN 1 Betara‎ membenarkan adanya lakalantas yang menimpa salah seorang siswanya. 

"Iya benar. Sekarang sedang dalam perjalanan mengantarkan jenazah ke rumah duka di Desa Serdang," ucapnya singkat.

Terkait kecelakaan ini, Kasat Lantas Polres Tanjab Barat, IPTU Agustina Wijayanti saat dikonfirmasi mengaku belum bisa memberikan keterangan. "Saya belum menerima laporan lengkapnya. Karena anggota masih di TKP," sebutnya singkat.

(sun)